Amerika Serikat dan Israel Serang Iran

Moskow, Pelanginews

Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran Iran dari udara dan laut, menurut laporan Reuters pada Sabtu, mengutip seorang pejabat AS.

Bacaan Lainnya

Pada 20 Februari, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia tengah mempertimbangkan kemungkinan untuk melakukan serangan terbatas terhadap Iran.

Trump juga menyerukan kepada Teheran untuk mencapai kesepakatan, dan memperingatkan bahwa jika tidak, Iran akan menghadapi “hari yang buruk.”

Sebagai tanggapan, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, pada Senin mengatakan bahwa Iran akan menganggap bahkan serangan terbatas oleh AS sebagai tindakan agresi.

Sementara itu, sebelumnya pada Sabtu (28/2), Presiden AS Donald Trump juga memperingatkan Iran untuk tidak melanjutkan program nuklir mereka, tetapi Teheran menolak semua tawaran.

“Setelah serangan itu, kami memperingatkan mereka untuk tidak pernah melanjutkan upaya milisi mereka dalam mengembangkan senjata nuklir. Kami berulang kali berupaya untuk mencapai kesepakatan, … tetapi Iran menolak. Mereka menolak setiap kesempatan,” kata Trump.

Dia menambahkan bahwa Iran telah mencoba untuk menghidupkan kembali program nuklir negara tersebut dan sedang mengembangkan rudal jarak jauh yang mampu mencapai Eropa, dan berpotensi juga mencapai AS.

Trump menambahkan bahwa AS akan menghancurkan rudal dan industri rudal Iran serta Angkatan Laut Iran.

Israel

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Israel mengumumkan bahwa pasukan militernya telah melancarkan “serangan pendahuluan” terhadap Iran.

Otoritas Israel juga menetapkan keadaan darurat di seluruh negara Yahudi itu usai serangan dilancarkan terhadap Iran. Sirene berbunyi di area Yerusalem dan berbagai wilayah Israel mendapatkan peringatan soal ancaman yang “sangat serius”.

“Negara Israel telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran,” tegas Kementerian Pertahanan Israel dalam pernyataannya.

“Menteri Pertahanan Israel Katz menetapkan keadaan darurat khusus dan segera di seluruh negeri,” imbuh pernyataan tersebut.

Israel juga menutup wilayah udaranya untuk semua penerbangan sipil setelah mengumumkan serangan terhadap Iran.

Dua suara ledakan dilaporkan terdengar di area Teheran, ibu kota Iran, pada Sabtu (28/2) pagi waktu setempat.

Dua suara ledakan keras yang diikuti dua kepulan asap tebal, seperti dilansir AFP, Sabtu (28/2/2026), terlihat di langit di wilayah pusat dan timur Teheran pada Sabtu (28/2) pagi.

Kantor berita Iran, Fars, dalam laporannya menyebut ledakan itu dipicu oleh serangan rudal. (Ant/lm)

Jasa Maklon Sabun

Pos terkait