Jakarta, Pelanginews
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, pada hari Senin membantah bahwa telah terjadi pembicaraan apa pun dengan Amerika Serikat, bertentangan dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelumnya bahwa Steve Witkoff dan Jared Kushner telah bertemu dengan pejabat Iran pada hari Minggu.
“Kami telah melakukan pembicaraan yang sangat, sangat intens . Kita akan lihat ke mana arahnya. Kami memiliki poin-poin, poin-poin kesepakatan utama, saya akan mengatakan, hampir semua poin kesepakatan… kami telah melakukan pembicaraan yang sangat intens, Tuan Witkoff dan Tuan Kushner telah melakukannya,” kata Trump.
Dalam sebuah pernyataan kepada media Iran, Baghaei mengatakan bahwa meskipun beberapa negara sahabat telah mengirim pesan yang mengindikasikan bahwa Amerika Serikat telah meminta pembicaraan, Iran tidak menanggapi.
Baghaei juga mencatat bahwa syarat-syarat rezim untuk mengakhiri perang, serta pendirian Iran mengenai Selat Hormuz , tetap tidak berubah.
Seorang pejabat senior Iran yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters pada hari Senin bahwa AS secara khusus meminta pertemuan dengan Ketua Parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf , tetapi Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran belum meninjau masalah tersebut.
Sebuah sumber mengatakan kepada The Jerusalem Post pada hari Senin bahwa Ghalibaf memimpin pembicaraan dengan AS, sementara Ketua Parlemen menyatakan dalam sebuah unggahan di X/Twitter bahwa tidak ada pembicaraan yang terjadi dan lebih lanjut menyatakan bahwa “berita palsu” digunakan untuk memanipulasi pasar keuangan dan minyak. (The Jerusalem Post/bs)






