Iran Gempur Kota Dimona Tempat Fasilitas Nuklir Israel

Jakarta, Pelanginews

Lebih dari 100 orang terluka sepanjang hari Sabtu setelah rudal balistik Iran menghantam langsung bangunan tempat tinggal di seluruh Israel selatan, sementara Hizbullah menghujani kota-kota perbatasan Israel utara dengan roket.

Bacaan Lainnya

Dilansir dari The Jerusalem Post, sedikitnya 47 orang terluka di Dimona setelah sebuah bangunan, yang dilaporkan sebagai sekolah, runtuh akibat benturan amunisi Iran, kata petugas pemadam kebakaran, termasuk seorang anak laki-laki berusia 10 tahun dalam kondisi serius. Seorang wanita berusia 30-an mengalami luka sedang akibat pecahan kaca dalam benturan tersebut, tambahnya.

Sekitar 31 orang lainnya mengalami luka ringan, termasuk mereka yang terluka di setidaknya 12 lokasi dampak pecahan peluru yang berbeda di seluruh kota di Israel selatan tersebut.

Kemudian pada hari Minggu, puluhan orang terluka setelah serangan langsung di kota Arad , termasuk tujuh orang dalam kondisi serius.

Kota Dimona yang terletak di gurun Negev merupakan tempat fasilitas nuklir Israel.

Sumber-sumber IDF mengkonfirmasi bahwa mereka gagal mencegat rudal di Dimona dan Arad, dan menambahkan bahwa militer sedang menyelidiki insiden tersebut. Sumber-sumber tersebut menambahkan bahwa rudal-rudal tersebut adalah jenis yang pernah dicegat Israel di masa lalu.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan pihaknya mengetahui laporan bahwa sebuah proyektil telah menghantam kota Dimona, tetapi belum menerima indikasi kerusakan pada pusat penelitian nuklir Negev di sana.

Badan tersebut mengatakan bahwa otoritas regional melaporkan tidak ada tingkat radiasi abnormal setelah insiden tersebut dan bahwa mereka memantau situasi dengan cermat dan akan terus mencari informasi lebih lanjut.

Roket Hezbollah

Sementara di wilayah utara, setidaknya 19 orang terluka akibat beberapa serangan langsung ke rumah-rumah di kota-kota perbatasan Israel utara, menurut MDA.

Kebakaran terjadi di Kfar Vradim setelah sebuah roket menghantam langsung sebuah rumah, yang mengalami kerusakan ringan. Empat lokasi dampak pecahan peluru lainnya dilaporkan di daerah tersebut.

Serangan langsung lainnya dilaporkan terjadi di sebuah rumah di kota perbatasan Ma’alot-Tarshiha. Kerusakan eksternal juga terjadi pada sebuah bangunan berlantai empat.

TK Rishon Lezion rusak

Sebelumnya pada hari Sabtu, sebuah taman kanak-kanak di Rishon Lezion dilaporkan mengalami kerusakan setelah sebuah rudal tandan yang diduga diluncurkan dari Iran menargetkan daerah Gush Dan di Israel tengah.

Laporan awal menunjukkan bahwa pecahan peluru menyebabkan kerusakan signifikan pada struktur bangunan, tanpa adanya laporan dampak langsung dari proyektil. MDA mengatakan seorang pria berusia 70-an mengalami luka ringan saat menuju tempat perlindungan. Pusat Medis Shamir mengatakan seorang pria berusia 40-an dirawat karena luka ringan akibat ledakan di Rishon Lezion.

Menurut media berbahasa Ibrani, rudal tersebut diyakini memiliki berat sekitar 100 kilogram, meskipun hal ini belum dikonfirmasi secara resmi. Insiden ini tampaknya merupakan contoh lain dari hulu ledak yang terpecah, yang telah digunakan dalam serangan rudal sebelumnya di Israel tengah.

Laporan awal menyebutkan lebih dari 20 lokasi terdampak di seluruh Israel tengah, termasuk di Rishon Lezion, Bnei Brak, Shoham, dan Rosh Ha’ayin. MDA kemudian mengkonfirmasi setidaknya tujuh lokasi terdampak di Rishon Lezion, termasuk kerusakan pada dua bangunan tempat tinggal.

Kekuatan dari dalam negeri

Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa ia telah berbicara dengan Walikota Dimona Benny Biton dan Walikota Rishon LeZion Raz Kinstlich setelah insiden tersebut.

Perdana menteri memuji ketahanan warga dan mendoakan kesembuhan yang cepat bagi mereka yang terluka akibat penembakan dari Iran.

Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan pada hari Sabtu bahwa Israel akan melanjutkan kampanyenya melawan Iran selama diperlukan, dan menekankan bahwa operasi tersebut tidak akan dihentikan oleh liburan Paskah yang akan datang.

Berbicara kepada wartawan di lokasi jatuhnya rudal di Rishon Lezion, Katz mengatakan kemampuan Israel untuk terus maju sebagian besar bergantung pada ketahanan masyarakat sipil di dalam negeri, dan mengatakan pertempuran akan berlanjut hingga tujuannya tercapai.

Katz mengatakan 11 lokasi dampak telah diidentifikasi di kota itu, dan menuduh Iran menggunakan senjata yang merupakan kejahatan perang. Katz menambahkan bahwa perilaku tersebut sesuai dengan apa yang ia gambarkan sebagai perilaku rezim teror.

Iran telah meluncurkan puluhan rudal dengan hulu ledak amunisi tandan ke Israel sejak awal Operasi Singa Mengaum , yang menimbulkan tantangan bagi perisai pertahanan rudal Israel, karena rudal-rudal tersebut perlu dihantam sebelum pecah dan menyebar menjadi bahan peledak yang lebih kecil.

Amunisi tandan terbuka di udara dan menyebarkan hingga beberapa ratus “bom kecil” ke area yang luas. Amunisi ini sering kali gagal meledak, menciptakan ladang ranjau virtual yang dapat membunuh atau melukai siapa pun yang menemukannya kemudian. (bs)

Jasa Maklon Sabun

Pos terkait