Jakarta, Pelanginews
Militer Iran dilaporkan telah melakukan serangan menggunakan rudal balistik Khorramshahr-4 untuk pertama kalinya, menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Qatar dan Bahrain, menurut informasi yang disiarkan oleh saluran televisi Prancis LCI pada Maret 2026 yang dikutip dari Airspace Review.
Kedua lokasi tersebut menjadi tempat penting bagi kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar berfungsi sebagai instalasi militer AS terbesar di kawasan tersebut dan pusat operasi udara yang dilakukan oleh Komando Pusat AS.
Sementara pangkalan di Bahrain menjadi markas besar Armada Kelima Angkatan Laut AS, yang bertanggung jawab atas keamanan maritim di Teluk Persia dan perairan sekitarnya.
Khorramshahr-4 atau dikenal sebagai Kheibar ini, merupakan sistem yang paling kuat dan canggih secara teknologi dalam keluarga rudal balistik milik Iran yang dikembangkan di dalam negeri.
Dengan perkiraan jangkauan operasional sekitar 2.000 km, rudal ini dapat menyerang target di seluruh Timur Tengah, termasuk Israel dan sebagian besar fasilitas militer AS di wilayah Teluk
Rudal jumbo ini dirancang untuk membawa hulu ledak berat antara 1.500 kg hingga 1.800 kg, salah satu kapasitas muatan terbesar dalam persenjataan rudal balistik Iran.
Dengan muatan hulu ledak besar, Khorramshahr-4 sangat cocok untuk serangan terhadap infrastruktur yang diperkuat seperti pusat komando dan pusat logistik, serta pangkalan udara.
Rudal dengan panjang sekitar 13 m dan diameter hampir 2 m ini dilaporkan menggabungkan peningkatan dalam sistem propulsi, panduan, dan daya tahan dibandingkan dengan sistem rudal balistik sebelumnya.
Khorramshahr-4 dilengkapi dengan wahana masuk kembali (REV) yang dapat bermanuver dan mampu menyesuaikan lintasannya selama fase akhir penerbangan, sehingga mempersulit pencegatan oleh sistem pertahanan rudal modern seperti Patriot, THAAD, Arrow, dan David’s Sling yang dikerahkan di seluruh wilayah tersebut
Selain menargetkan Pangkalan militer AS, di hari yang sama militer Iran meluncurkan 600 rudal balistik dan 2.000 drone ke arah Israel ‘(lm)






