Jakarta, Pelanginews
Militer menyatakan bahwa lebih dari 200 pesawat Angkatan Udara Israel telah menyerang 500 target Iran pada Sabtu malam, dalam serangan udara terbesar yang pernah dilakukan oleh pasukan Israel.
Gelombang pertama menghantam puluhan radar dan sistem pertahanan anti-pesawat, terutama di bagian Iran yang lebih dekat ke Israel dan wilayah Teheran.
Selama gelombang kedua, Angkatan Udara menyerang perangkat rudal balistik Iran untuk mencoba mengurangi kemampuannya menyerang wilayah Israel .
Di wilayah Tabriz, IDF menyerang sebuah lokasi utama tempat Republik Islam menembakkan puluhan rudal balistik ke Israel.
IDF juga mengumumkan bahwa mereka telah melakukan serangan tambahan, menargetkan lebih banyak kemampuan rudal balistik Iran serta sistem pertahanan udaranya.
Salah satu target yang dihantam, kata IDF , adalah lokasi peluncuran rudal yang berisi ratusan kilogram bahan peledak. Lokasi tersebut berada di daerah Qom di Iran tengah, dan penghancurannya “menggagalkan puluhan peluncuran menuju wilayah Negara Israel.” (lm)







