Penyelamatan Pilot F-15 di Iran, Skenario Mencari Jarum di Tumpukan Jerami

Jakarta, Pelanginews

Amerika Serikat berhasil menyelamatkan seorang anggota Angkatan Udara AS yang pesawat F-15-nya ditembak jatuh oleh pasukan Iran di bagian tenggara negara itu pada akhir pekan, kata Presiden AS Donald Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Minggu.

Bacaan Lainnya

Para pejabat AS sebelumnya telah mengkonfirmasi misi tersebut kepada FOX News, menjelaskan bahwa Badan Intelijen Pusat AS ( CIA ) telah melakukan kampanye penipuan yang ekstensif sebagai bagian dari upaya penyelamatan.

Prajurit Angkatan Udara tersebut, yang belum disebutkan namanya secara publik, adalah salah satu dari dua awak pesawat F-15 yang ditembak jatuh. Tim militer AS menyelamatkan pilot pesawat tersebut pada hari yang sama, tetapi prajurit Angkatan Udara kedua terperangkap selama 36 jam di medan pegunungan sebelum diselamatkan oleh pasukan AS.

Kampanye CIA tersebut melibatkan penyebaran kabar di dalam Iran bahwa pasukan AS telah menemukannya dan sedang memindahkannya melalui jalur darat untuk dievakuasi, sehingga membingungkan pasukan dan pimpinan Iran dalam pencarian mereka sendiri terhadap penerbang yang hilang tersebut.

Sementara pasukan Iran bergulat dengan disinformasi, intelijen AS mampu membantu menemukan penerbang tersebut di Iran dan membantu misi evakuasi pasukan khusus AS.

Ini adalah skenario “mencari jarum di tumpukan jerami” yang paling ekstrem, kata seorang pejabat AS kepada Fox News. “Seorang warga Amerika yang pemberani bersembunyi di dalam celah gunung, tidak terdeteksi dengan cara konvensional tetapi terungkap melalui intelijen CIA,” katanya dilansir dari The Jerusalem Post.

Misi penyelamatan

Selain kampanye intelijen CIA, misi penyelamatan tersebut mengerahkan ratusan pasukan khusus, puluhan pesawat tempur AS, dan helikopter, menurut laporan New York Times .

Tim pasukan khusus AS dikerahkan di Iran pada hari Jumat dan Sabtu sebagai bagian dari upaya pencarian dan penyelamatan. Sementara operasi pencarian dilakukan, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengirimkan tim untuk mencoba menemukan penerbang yang hilang. Untuk menggagalkan upaya ini, jet Angkatan Udara AS melakukan serangan terhadap pasukan Iran untuk mencegah mereka mencapai daerah tersebut, menurut sumber yang dikutip oleh Axios .

Dua pejabat yang mengetahui operasi tersebut mengatakan kepada NYT  bahwa ketika pasukan AS akhirnya menemukan pilot tersebut dan mendekat untuk melakukan evakuasi, baku tembak meletus dengan pasukan Iran.

Seorang pejabat militer senior AS mengatakan kepada NYT bahwa misi penyelamatan pilot tersebut adalah ‘salah satu misi paling menantang dan kompleks dalam sejarah operasi khusus AS.’

Sebuah sumber IDF mengkonfirmasi kepada The Jerusalem Post bahwa pasukan Israel memberikan informasi intelijen dan dilaporkan melakukan serangan untuk mendukung operasi AS.

Laporan-laporan asing mengklaim bahwa pasukan komando Israel ikut serta dalam operasi tersebut. Namun, sebuah sumber IDF menyatakan kepada Post bahwa laporan-laporan tersebut sepenuhnya salah.

Selama operasi tersebut, pasukan AS dilaporkan mendirikan pangkalan udara sementara untuk misi pencarian mereka, di mana dua pesawat MC-130J terjebak, menurut laporan Wall Street Journal .

MC-130J adalah pesawat yang dilengkapi secara khusus dan digunakan untuk infiltrasi rahasia serta evakuasi pasukan dari belakang garis musuh.

Karena pesawat-pesawat tersebut tidak dapat bergerak, tiga pesawat tambahan dilaporkan dikirim untuk evakuasi akhir, menurut laporan NYT , dan pasukan AS memutuskan untuk meledakkan pesawat-pesawat yang jatuh sebelum mengevakuasi daerah tersebut.

Setelah misi evakuasi berhasil, pasukan Iran menemukan sisa-sisa pesawat MC-130J dan secara keliru mengklaim bahwa militer mereka telah menembak jatuh pesawat-pesawat tersebut.

“Menurut Departemen Hubungan Masyarakat IRGC , berkat karunia ilahi, pesawat tak berawak Amerika yang bermusuhan yang telah melacak pilot pesawat tempur yang jatuh di Isfahan selatan telah ditembak jatuh.” Demikian cuitan IRNA news mengenai pesawat MC-130J tersebut. (bs)

Jasa Maklon Sabun

Pos terkait