Selama 2 Minggu, Korban Tewas Serangan Israel di Gaza Capai 1.000 Orang

Warga Palestina berduka atas kematian kerabat mereka yang tewas dalam pengeboman Israel di Rumah Sakit Arab Al-Ahli di Kota Gaza, 24 Maret 2025. Jumlah korban tewas warga Palestina akibat serangan Israel yang terus berlanjut di Jalur Gaza telah mencapai 50.000, kata otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza dalam sebuah pernyataan pada 23 Maret. FOTO: ANTARA
Primaderma Skincare

Jakarta, Pelanginews

Sedikitnya 1.001 warga Palestina tewas dan 2.359 lainnya luka-luka sejak Israel kembali melancarkan serangan intensif pada 18 Maret di Jalur Gaza, demikian menurut otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza pada Senin (31/3) dilansir dari Antara.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 80 jenazah dan 305 korban luka dilarikan ke berbagai rumah sakit di Jalur Gaza dalam 48 jam terakhir, kata otoritas kesehatan dalam sebuah pernyataan.

Pihak otoritas kesehatan juga menyebutkan bahwa masih ada sejumlah korban yang terjebak di bawah reruntuhan, tetapi ambulans dan petugas pertahanan sipil tidak dapat menjangkau mereka.

Tentara Israel membombardir Desa Al-Masdar di Jalur Gaza tengah dan sebelah timur Jabalia, Jalur Gaza utara, pada Senin hingga menewaskan sedikitnya lima orang, lapor kantor berita resmi Palestina, WAFA.

WAFA juga menginformasikan tentara Israel pada Senin juga membombardir beberapa area di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Sejauh ini, militer Israel belum memberikan komentar atas serangan-serangan tersebut.

Otoritas kesehatan Gaza pada Senin juga menyatakan bahwa jumlah korban tewas akibat operasi militer Israel sejak 7 Oktober 2023 telah bertambah menjadi 50.357 orang. Sedangkan korban luka-luka meningkat menjadi 114.400 orang. (lm)

Primaderma Skincare

Pos terkait

Primaderma Skincare