Timur Tengah Makin Membara, Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Turki

Tentara Turki menjaga perbatasan sementara para demonstran pro-Kurdi berkumpul di puncak bukit saat mereka mencoba berbaris menuju zona perbatasan dengan kota Qamishli di Suriah timur laut yang dikuasai Kurdi. 20 Januari 2026. Foto : REUTERS

Jakarta, Pelanginews

Sistem pertahanan udara dan rudal NATO yang ditempatkan di Mediterania Timur menghancurkan sebuah rudal balistik yang ditembakkan dari Iran saat menuju wilayah udara Turki setelah melewati Suriah dan Irak, kata Kementerian Pertahanan Turki pada hari Rabu

Bacaan Lainnya

Insiden ini menandai pertama kalinya Turki, anggota NATO yang bertetangga dengan Iran di sebelah barat laut, terseret ke dalam konflik yang meluas antara Iran dan AS serta Israel yang kini melibatkan beberapa negara di kawasan tersebut.

“Kami memperingatkan semua pihak untuk menahan diri dari tindakan yang dapat menyebabkan peningkatan konflik lebih lanjut di kawasan ini. Dalam konteks ini, kami akan terus berkonsultasi dengan NATO dan sekutu kami lainnya,” kata kementerian tersebut, menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa atau luka-luka.

“Semua langkah yang diperlukan untuk mempertahankan wilayah dan ruang udara kami akan diambil dengan tegas dan tanpa ragu-ragu. Kami mengingatkan semua pihak bahwa kami berhak untuk menanggapi tindakan permusuhan apa pun terhadap negara kami,” tambahnya dikutip dari The Jerusalem Post.

Dua pernyataan awal lainnya dari pejabat senior Turki tentang insiden tersebut tidak menyebutkan Pasal 4 NATO, yang menyatakan bahwa sekutu akan “berkonsultasi bersama setiap kali, menurut pendapat salah satu dari mereka, integritas teritorial, kemerdekaan politik, atau keamanan” suatu negara anggota terancam.

Ankara mengatakan bahwa puing-puing dari rudal pertahanan udara yang mencegat rudal balistik tersebut jatuh di distrik Dortyol, provinsi Hatay, Turki tenggara.

Menurut sumber diplomatik Turki, menteri luar negeri Turki menyampaikan protes Ankara kepada menteri luar negeri Iran terkait rudal balistik yang memasuki wilayah udara Turki selama percakapan telepon pada hari Rabu.

Insiden ini menandai pertama kalinya Turki, anggota NATO yang bertetangga dengan Iran di sebelah barat laut, terseret ke dalam konflik yang meluas antara Iran dan AS serta Israel yang kini melibatkan beberapa negara di kawasan tersebut.

Kami memperingatkan semua pihak untuk menahan diri dari tindakan yang dapat menyebabkan peningkatan konflik lebih lanjut di kawasan ini. Dalam konteks ini, kami akan terus berkonsultasi dengan NATO dan sekutu kami lainnya,” kata kementerian tersebut, menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa atau luka-luka.

“Semua langkah yang diperlukan untuk mempertahankan wilayah dan ruang udara kami akan diambil dengan tegas dan tanpa ragu-ragu. Kami mengingatkan semua pihak bahwa kami berhak untuk menanggapi tindakan permusuhan apa pun terhadap negara kami,” tambahnya.

“Dua pernyataan awal lainnya dari pejabat senior Turki tentang insiden tersebut tidak menyebutkan Pasal 4 NATO, yang menyatakan bahwa sekutu akan “berkonsultasi bersama setiap kali, menurut pendapat salah satu dari mereka, integritas teritorial, kemerdekaan politik, atau keamanan” suatu negara anggota terancam.

Ankara mengatakan bahwa puing-puing dari rudal pertahanan udara yang mencegat rudal balistik tersebut jatuh di distrik Dortyol, provinsi Hatay, Turki tenggara.

NATO Protes Serangan Iran.

Menurut sumber diplomatik Turki, menteri luar negeri Turki menyampaikan protes Ankara kepada menteri luar negeri Iran terkait rudal balistik yang memasuki wilayah udara Turki selama percakapan telepon pada hari Rabu.

Selama percakapan telepon tersebut, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan juga mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi bahwa setiap langkah yang dapat memperluas konflik lebih lanjut harus dihindari, kata sumber tersebut.p

NATO juga mengutuk penargetan Turki oleh Iran, kata juru bicara Allison Hart pada hari Rabu.

“Kami mengutuk penargetan Turki oleh Iran. NATO berdiri teguh bersama semua Sekutu, termasuk Turki, karena Iran terus melakukan serangan tanpa pandang bulu di seluruh wilayah. Postur pencegahan dan pertahanan kami tetap kuat di semua bidang, termasuk dalam hal pertahanan udara dan rudal,” kata Hart. (lm)

Jasa Maklon Sabun

Pos terkait