Tolak Gunakan Pangkalan Militer Serang Irak, Trump Akan Putuskan Perdagangan AS Dengan Spanyol

Donald Trump dan Pedro Sanchez

Jakarta, Pelanginews

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Selasa mengatakan Amerika Serikat akan menghentikan semua perdagangan dengan Spanyol setelah negara Eropa itu menolak mengizinkan militer AS menggunakan pangkalan-pangkalan mereka untuk misi yang terkait dengan serangan terhadap Iran.

Bacaan Lainnya

“Spanyol sangat buruk,” kata Trump kepada wartawan saat bertemu dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz, menambahkan bahwa dia telah memerintahkan Menteri Keuangan Scott Bessent untuk “menghentikan semua urusan” dengan Spanyol.

“Kami akan memutuskan semua perdagangan dengan Spanyol . Kami tidak ingin berhubungan dengan Spanyol,” tambahnya dikutip dari The Jerusalem Post.

Komentar Trump muncul setelah AS memindahkan 15 pesawat, termasuk pesawat tanker pengisian bahan bakar, dari pangkalan militer Rota dan Moron di Spanyol Selatan setelah kepemimpinan Sosialis negara itu mengatakan tidak akan mengizinkan pesawat-pesawat tersebut digunakan untuk menyerang Iran.

Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares mengatakan Spanyol tidak akan mengizinkan pangkalan militernya digunakan karena serangan tersebut tidak tercakup dalam perjanjiannya dengan Amerika Serikat, maupun sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Hubungan yang tegang 

Hubungan antara Spanyol dan Amerika Serikat telah tegang karena berbagai isu, termasuk migrasi dan penolakan Spanyol untuk berkomitmen meningkatkan porsi pengeluaran pertahanan menjadi 5% dari PDB-nya, seperti yang telah dilakukan oleh sebagian besar negara Eropa lainnya.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, salah satu dari sedikit suara berhaluan kiri di Eropa, sebelumnya menolak mengizinkan kapal yang mengangkut senjata ke Israel untuk berlabuh di Spanyol, dan bulan lalu mengumumkan rencana untuk menuntut secara individual pemilik platform media sosial, termasuk warga Amerika terkemuka, atas konten yang merusak.

Dia juga menulis sebuah opini di New York Times di mana dia mengatakan bahwa “para pemimpin bergaya MAGA” sedang membodohi publik tentang kejahatan yang diduga terkait dengan migrasi. (lm)

Jasa Maklon Sabun

Pos terkait