Fauzi Pimpin Peradi Periode 2015-2020

Primaderma Skincare

Pekanbaru, Pelanginews

Fauzi Yusuf Hasibuan terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) periode 2015-2020 setelah menang mutlak dari dua pesaing lainnya pada gelaran Musyawarah Nasional II di Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu.

Fauzi Yusuf Hasibuan yang menggantikan Ketua Umum (Ketum) sebelumnya Otto Hasibuan mengantongi 301 suara, sementara dua pesaing lainnya yakni James Purba dan Frederick Yunardi masing-masing mengantongi 120 dan 38 suara. Sementara 42 suara lainnya abstain dalam pemilihan tersebut.

Melalui mekanisme pemilihan secara tertutup sejak Jumat malam di Hotel Labersa, Kampar, Riau, sebanyak 63 Dewan Pimpinan Cabang Peradi se Indonesia dengan total 501 jumlah pemilih ikut serta dalam pemilihan.

Dalam konferensi persnya, Fauzi menyatakan bahwa dirinya siap merangkul seluruh pihak untuk membawa Peradi yang lebih baik.

“Kita akan lakukan rekonsiliasi dengan internal atau eksternal yang berbeda pendapat. Ini penting demi merealisasikan visi misi Peradi ke depan lebih maksimal,” katanya.

Sementara itu, Otto Hasibuan mengaku dirinya bangga setelah Munas II pasca ricuhnya Munas di Makassar beberapa waktu lalu sukses dilakukan di Riau. Ia menjelaskan bahwa Peradi saat ini mempunyai kedudukan yang penting sebagai bagian dari lembaga penegak hukum di Indonesia.

Menurutnya, selama bertahun-tahun Peradi terus diterpa masalah, namun ia berharap tidak ada lagi masalah yang menerpa Peradi pasca Munas ini.

“11 tahun kita bagai karang yang diterpa ombak terus menerus. Menghadapi masalah antar internal maupun organisasi lain. Jangan ada badai baru,” ujarnya.

Lebih lanjut, Otto menjelaskan selama enam hari ke depan dirinya masih akan terus menjabat sebagai ketua untuk mengurusi masalah administrasi. Sementara itu, terkait laporan pertanggungjawaban anggara Peradi, Otto mengklaim bahwa peserta Munas telah menerimanya. (ant/lm)

Primaderma Skincare

Related posts

Primaderma Skincare

Leave a Reply

Your email address will not be published.